Semarakkan Milad ke-111 Muhammadiyah, IPM Baturetno Gelar Diskusi Malam Minggu

Semarakkan Milad ke-111 Muhammadiyah, IPM Baturetno Gelar Diskusi Malam Minggu

BeritaJawa Tengah
387 views
Tidak ada komentar

[adinserter block=”1″]

Semarakkan Milad ke-111 Muhammadiyah, IPM Baturetno Gelar Diskusi Malam Minggu

BeritaJawa Tengah
387 views

IPM.OR.ID., BATURETNO – Dalam atmosfer meriah menyambut Milad ke-111 Muhammadiyah, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PC IPM) Baturetno menggelar diskusi seru bertema Ikhtiar Pelajar Selamatkan Semesta yang diselenggarakan di Milmilk Baturetno pada Sabtu (18/11/2023).

Diskusi ini tak hanya terbatas untuk pelajar Muhammadiyah, melainkan juga terbuka untuk semua pelajar yang ingin berpartisipasi dalam gerakan positif. Kegiatan ini dipimpin oleh 2 pembicara yakni, Rahman Ardi Wardana dari penggerak Jaringan Intelektual Pelajar, dan Angga Rislam Tio dari Dai Muda Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Weleri.

Harapannya diskusi ini tidak sekadar menjadi ajang berbicara, melainkan juga menjadi panggung inspirasi bagi para pelajar untuk berikhtiar menyelamatkan semesta. 

Dalam pengantarnya, Rahman menyampaikan keresahanya tentang sering kali topik yang dibahas dalam diskusi itu terlalu melangit dan terlampau jauh tapi kurang bisa diaplikasikan di kehidupan sehari-hari oleh para peserta.

“Ketika saya membaca tema, terkhusus di bagian menyelamatkan semesta, harap dipahami itu bukan berarti pembahasan yang bagaimana membantu krisis iklim dunia, bukan juga bagaimana tentang bahasan negara ini ataupun tentang negeri yang jauh, tetapi apa yang kita ikhtiarkan ke sekitar kita sebagai pelajar dalam kontribusi menyelamatkan semesta,” ujar Rahman.

Kemudian Rahman menanyai para peserta satu persatu apakah mereka memiliki keresahan mengenai pergaulan disekitarnya. Mereka memberikan macam-macam jawaban seperti pergaulan bebas, kultur masyarakat, masalah kehidupan sekolah, dan beragam problematika lainnya yang semuanya adalah keresahan pelajar terhadap realitas yang ada.

Dari situ Rahman kemudian memantik jalannya diskusi hingga kemudian terbentuknya dua poin, yakni yang pertama pelajar adalah generasi penerus bangsa yang akan menentukan perubahan pada bangsa ini ke depannya. 

“Jangan sampai negara kita sebagai pemilik kelebihan demografi malah hancur karena banyak remaja yang kurang disiapkan untuk meneruskan ikatan, persyarikatan, bahkan bangsa, terkhususnya bagi perempuan yang merupakan pilar peradaban,” kata Rahman.

Kedua, kita sebagai pelajar yang sama-sama sadar akan keresahan itu perlu bergerak seperti saf kokoh dalam memperjuangkan kebaikan, sehingga mampu mengalahkan kejahatan yang ada. 

Kemudian, Angga menjelaskan, bahwa ada tiga hal yang diperlukan untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik, yakni menjaga salat, sering berinteraksi dengan Al-Qur’an, dan saling menghargai pedapat sesama agar tidak terjadi taklid buta.

“Dengan mengupayakan pelaksanaan ketiga poin itu, secara otomatis para pelajar mengadakan perubahan dan kemajuan, baik bagi dirinya sendiri, maupun bagi orang lain disekitarnya,” ujar Angga.

Diskusi terus berlanjut sampai tak terasa waktu sudah terlampau malam, karena pembahasan yang belum tuntas dan animo dari peserta dirasa cukup tinggi, maka diharapkan diskusi dapat berlanjut dikemudian hari sehingga bersama kita menjadi pewarna kebaikan di alam semesta. *(Ari/Lisa)

Menuju Rapat Kerja Nasional 2023, PP IPM dan IPM Jatim Lakukan Penandatanganan MoU
Pembukaan PKTM 1: Wujudkan Pelajar Berkualitas, Berintegritas
Mungkin anda suka:
Advertisement

[adinserter name=”Block 2″]

Suka artikel ini? Yuk bagikan kepada temanmu!

Terpopuler :

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.