Stadium General Rakerwil IPM DIY: Episentrum Pelajar Berdaulat Antara Idealis atau Pragmatis?

Stadium General Rakerwil IPM DIY: Episentrum Pelajar Berdaulat Antara Idealis atau Pragmatis?

BeritaDaerah Istimewa Yogyakarta
411 views
Tidak ada komentar
Stadium General Rakerwil IPM DIY: Episentrum Pelajar Berdaulat Antara Idealis atau Pragmatis?

Stadium General Rakerwil IPM DIY: Episentrum Pelajar Berdaulat Antara Idealis atau Pragmatis?

BeritaDaerah Istimewa Yogyakarta
411 views
Stadium General Rakerwil IPM DIY: Episentrum Pelajar Berdaulat Antara Idealis atau Pragmatis?
Stadium General Rakerwil IPM DIY: Episentrum Pelajar Berdaulat Antara Idealis atau Pragmatis?

IPM.OR.ID., SLEMAN – Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) merupakan salah satu program kerja dari Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PW IPM DIY). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pimpinan PW IPM DIY dan perwakilan IPM dari seluruh Pimpinan Daerah se-Provinsi DIY untuk berpartisipasi dalam Rakerwil, pada Ahad (14/01/2024) di SMK Muhammadiyah 1 Sleman.

Kegiatan diawali dengan stadium general yang bertajuk “Episentrum Pelajar Berdaulat: Idealis atau Pragmatis” yang diisi oleh Sekretaris Umum Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY Arif Jamali Muiz dan Dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta David Effendy.

David menyampaikan tentang “Muhammadiyah: Dari Umat Bangsa ke Ummat Semesta”. Mengingat IPM merupakan salah satu organisasi pelajar terbesar di Indonesia, IPM memiliki kekuatan terbaiknya, yaitu adopsi gerakan Eco-Literasi.

“Gerakan Eco-Literasi merupakan gerakan yang inklusif dan tidak berpihak pada satu golongan saja, melainkan bagi seluruh golongan. IPM memiliki peran penting dalam gerakan isu lingkungan,” tutur David.

Arif menjelaskan setidaknya tiga poin penting yang harus dimiliki agar menjadi pelajar yang berdaulat. Pertama, harus punya cara pandang tentang Keislaman dan Kemuhammadiyahan. Kedua, memperluas cara berpikir. Ketiga, pelajar yaang berdaulat itu adalah yang kuat ideologi, pemikiran, dan luwes dalam bergaul. Arif juga mengkritisi janji pelajar yang menurutnya kurang bisa diterjemahkan secara lugas oleh para anggota IPM yang rata-rata adalah siswa SMP-SMA.

“Sadarlah bahwa basis massa kalian adalah pelajar, PW IPM harus cerdas mengkritisi janji pelajar, agar bisa diterjemahkan secara lugas oleh anggota IPM. Kemewahan IPM adalah berdaulat dan cara berdaulat adalah dengan membaca dan berdiskusi agar bisa berpikir kritis dan analitis,” tegas Arif.

Sesi Stadium General dilanjutkan dengan sesi tanya jawab peserta. Peserta yang bertanya mendapatkan hadiah berupa buku oleh David. Setelah Stadium General selesai, kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan utama Rakerwil, yakni presentasi bidang-bidang PW IPM DIY. *(Ariq/Yud)

Cerita Eksperimen Gamifikasi di DIY, Wujud IPM Inklusif
Terobosan Baru! PW IPM DIY Jadikan Rakerwil sebagai Panggung Ulik Isu Demokrasi
Mungkin anda suka:
Advertisement

[adinserter name=”Block 2″]

Suka artikel ini? Yuk bagikan kepada temanmu!

Terpopuler :

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.