Hentikan Distribusi Hoax, Begini Caranya

Hentikan Distribusi Hoax, Begini Caranya

BantenBerita
749 views
Tidak ada komentar

[adinserter block=”1″]

Hentikan Distribusi Hoax, Begini Caranya

BantenBerita
749 views

IPM.OR.ID, TANGERANG SELATAN – Tujuh Puluh Persen internet digunakan untul sosial networking, bersumber data statistik dari iktatan pengusaha penyedia jasa internet. Selebihnya digunakan untuk internet produktif. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Alpha Amirrachman, Direktur Asian Ministers of Education Organization Regional Open Learning Center (SEAMOLEC), pada acara Pesantren Literasi Workshop Kepenulisan Kreatif, Sabtu(18/5/2019).

“Terlihat ‘jomplang dengan porsi penggunaan internet di negara-negara berkembang lainnya, pengunaan internet disana dimanfaatkan untuk hal-hal produktif,” jelasnya.

Negara yang sudah maju, lanjutnya, bahkan negara yang berkembang seperti Vietnam sekalipun, internet sudah dipakai untuk hal-hal yang produktif tidak hanya sekedar ngerumpi, chatting dan lain-lain. Era internet sekarang ini, menjadikan manusia semakin pragmatis dan segala menjadi instan. Hal ini menyebabkan minat membaca menjadi turun, sehingga persebaran berita bohong atau hoax cepat terdistribusi. Disebabkan orang tidak kuat membaca tulisan atau narasi yang panjang.

“Padahal dalam menerima suatu berita dibutuhkan pemahaman yang mendalam dan diperlukan penyaringan terlebih dahulu,” ungkapnya.

Menurutnya, sekarang ini harus mengembalikan posisi manusia sebagai mahluk yang berpikir dan berkontemplasi. Sifat tersebut yang membedakan antara manusia dengan mahluk Tuhan yang lain

“Untuk menyaring dan memisahkann kebaikan dan keburukan yang terjadi di era sekarang ini, manusia khususnya umat Islam harus kembali merujuk kepada kitab sucinya, al Qur’an. Jelas didalamnya terkandung konsep-konsep dasar dalam menolak keburukan yang bisa mengancam manusia,” paparnya.

Alpha juga berpesan untuk senantiasa menguatkan ‘iqra atau dibahasakan dengan kata litrerasi. Semangat menulis kebaikan juga perlu digelorakan sebagai upaya mengcounter isu-isu atau berita bohong. Kegiatan ini sukses digelar PD IPM Tangerang Selatan di Kompleks Universitas Terbuka, Jl. Cabe Raya, Pamulang, Tangerang Selatan. *(audi)

Ramadan Ceria, Berantas Rasa Malas Saat Puasa Ala IPM Banjarbaru
IPM Bantul Bangun Fondasi Gerakan Pemberdayaan
Mungkin anda suka:
Advertisement

[adinserter name=”Block 2″]

Suka artikel ini? Yuk bagikan kepada temanmu!

Terpopuler :

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.