Raih Prestasi! Kader IPM Ciputat Sabet Medali Perunggu Kejurwil Tapak Suci Banten

Raih Prestasi! Kader IPM Ciputat Sabet Medali Perunggu Kejurwil Tapak Suci Banten

BantenBeritaPrestasi
1K views
Tidak ada komentar
Keren! Kader IPM Ciputat Sabet Medali Perunggu Kejurwil Tapak Suci Banten

Raih Prestasi! Kader IPM Ciputat Sabet Medali Perunggu Kejurwil Tapak Suci Banten

BantenBeritaPrestasi
1K views
Keren! Kader IPM Ciputat Sabet Medali Perunggu Kejurwil Tapak Suci Banten
Keren! Kader IPM Ciputat Sabet Medali Perunggu Kejurwil Tapak Suci Banten

IPM.OR.ID., TANGERANG SELATAN – Raihlah prestasi karena ia tidak mendatangimu, tetapi engkau yang menjemputnya. Hal itu dibuktikan oleh Anggota Bidang Pengembangan Kreatifitas dan Kewirausahaan (PKK) Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMA Muhammadiyah 8 Ciputat Rasya Chairu Akiela dengan berhasil meraih medali perunggu tingkat remaja dalam Kejuaraan Wilayah Tapak Suci Banten pada Sabtu (27/5/2023).

Rasya mulai terjun dalam dunia seni bela diri melalui Tapak Suci sejak ia duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama. Dalam wawancaranya, Rasya mendukung bahwa yang selama ini yang mendukung adalah orang tua dan kakak sepupunya yang memang satu perguruan, serta mereka yang juga memotivasi agar dapat menjadi seperti mereka.

Tentu untuk meraih sebuah prestasi bukanlah hal yang mudah, Rasya sendiri sempat merasakan perjuangan salah satunya adalah melawan ego dari diri sendiri.

Rasya mengatakan, walaupun terdapat kesulitan di dalam perjalannya berhasil untuk menaikkan derajat kedua orang tua, ia dapat meraih prestasi tersebut. 

“Tujuan aku selain meraih prestasi, aku juga pengen naikin derajat kedua orang tua aku dan pengen membuat bahagia orang-orang yang selama ini mendukung aku,” ujar Rasya.

Pengalaman yang Rasya dapat dari sana adalah ia dapat mengenal orang yang berasal dari mana pun, serta punya banyak teman dan hal positif yang bisa Rasya ambil dari perjalanannya selama ini seperti dapat terjauh dari pergaulan bebas.

“Dari sini aku bisa belajar mana yang baik untuk aku dan mana yang buruk untuk aku, aku juga bisa bedain pergaulan yang bagus untuk kesehatan aku dan pergaulan yang buruk untuk kesehatan diri aku yang harus dijauhi, apalagi atlet juga berat,”

Di akhir wawancara, Rasya menyampaikan harapannya kader, diluar sana adalah jangan pernah menyerah ketika kita sudah memulai dari awal, nikmati dulu prosesnya, lebih baik mandi keringat ketika latihan daripada mandi air mata ketika berjuang.

“Kalau malas-malasan, banyak lawan di luar sana yang sedang berjuang untuk hasil yang terbaik dan satu lagi yang sering latihan, aja kadang masih bisa kalah, apalagi yang latihannya ketika mood doang,” tulis Rasya. *(Sayida)

Ethos, Logos, dan Pathos dalam IPM
Kelas Media Kembali Hadir dengan Keseruan yang Lebih Baru!
Mungkin anda suka:
Advertisement

[adinserter name=”Block 2″]

Suka artikel ini? Yuk bagikan kepada temanmu!

Terpopuler :

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.