Menciptakan Kesadaran Lestarikan Budaya, PP IPM Adakan Kelas Akhir Pekan

Menciptakan Kesadaran Lestarikan Budaya, PP IPM Adakan Kelas Akhir Pekan

BeritaPP IPM
518 views
Tidak ada komentar

[adinserter block=”1″]

Menciptakan Kesadaran Lestarikan Budaya, PP IPM Adakan Kelas Akhir Pekan

BeritaPP IPM
518 views

IPM.OR.ID., JAKARTA – Bidang Seni Budaya bersama Bidang Kesehatan Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) telah menyelenggarakan Kelas Akhir Pekan, pada Sabtu (04/10/2023) di Aula Pusat Dokumen Sastra (PDS) H.B. Jassin, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.

Dengan tema Wellness Start From Our Mind and Local Wisdom Bidang Seni Budaya Bersama Bidang Kesehatan ingin menciptakan kesadaran untuk melestarikan budaya dan menjadikan alternatif untuk menjaga keseimbangan diri. Turut hadir di kegiatan ini Intan Rahmaningtyas (Co-Founder & CMO Lestari Jamuku). 

Banyak stres sehari-hari yang diawali karena kurangnya manajemen reaksi terhadap stimulus yang diterima, sehingga perlu adanya cara untuk mengelola stres salah satunya dengan mengendalikan pikiran kita agar mengingat barwa hal yang bisa kita kendalikan adalah diri kita dan cara kita merespons sesuatu.

“Dengan menyadari penuh apa yang masuk kedalam diri kita, apa yang kita rasakan, apa yang bisa kendalikan dan yang tidak. Kita akan lebih mudah menghadapi stressor sehari-hari,” ujar Fafad Ketua Bidang Seni Budaya.

Jamu adalah obat dari leluhur kita yang masih dilestarikan di Indonesia. Jamu dari bahasa jampi dan usodo. Jampi yang artinya obat-obatan atau ramuan, sedangkan usodo artinya doa.

Intan Rahmaningtyas mengatakan jamu merupakan minuman yang mudah didapatkan oleh siapapun.

“Jamu adalah minuman yang bisa diminum oleh siapapun, kapanpun, dan dimanapun,” tutur Intan.

Kunyit asam adalah jamu pertama di Indonesia. Mencampurkan kunyit dan asam membuat kurkumin dapat lebih stabil jika bertemu asam zat mampu terserap dalam tubuh lebih baik. Ini adalah hasil turun-temurun yang terbukti oleh sains.

Jamu terdapat berbagai bentuk tidak hanya minuman, dapat berupa sirup, kapsul, dan juga serbuk. Masih terdapat 30.000 lebih rempah di Indonesia yang belum dimanfaatkan ke berbagai bentuk dan fungsi seperti jamu.

“Oleh karena itu kalian dapat eksplor rempah-rempah di sekitar daerah atau rumah kalian agar dapat diolah atau dilestarikan,” ucap Intan.

Ketika menstruasi sering kali perut merasa kram atau nyeri dan sakit itu akan terus bertambah setiap tahun maka jamu kunyit asam adalah solusinya. Dengan menggunakan obat dari Indonesia melestarikan rempah Indonesia. *(Sayida)

Terpilih Menjadi Anggota PPI, Ketum PD IPM Banjarnegara Suarakan SDM Unggul Kunci Indonesia Maju
Tanggapi Isu Politik, IPM Klaten Gelar Bincang Pelajar Bersinar
Mungkin anda suka:
Advertisement

[adinserter name=”Block 2″]

Suka artikel ini? Yuk bagikan kepada temanmu!

Terpopuler :

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.