Membumikan Pelajar Elaboratif, IPM Jogja Gelar Musyda XXVII

Membumikan Pelajar Elaboratif, IPM Jogja Gelar Musyda XXVII

BeritaDaerah Istimewa Yogyakarta
1K views
Tidak ada komentar
Membumikan Pelajar Elaboratif, IPM Jogja Gelar Musyda XXVII

Membumikan Pelajar Elaboratif, IPM Jogja Gelar Musyda XXVII

BeritaDaerah Istimewa Yogyakarta
1K views
Membumikan Pelajar Elaboratif, IPM Jogja Gelar Musyda XXVII
Membumikan Pelajar Elaboratif, IPM Jogja Gelar Musyda XXVII

IPM.OR.ID., YOGYAKARTA – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kota Yogyakarta gelar Musyawarah Daerah (Musyda) PD IPM Kota Yogyakarta ke-27 yang diadakan pada Jumat-Sabtu (20-21/08/2021) di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta Yogyakarta. Musyda XXVII pada tahun ini, selain AD/ART yang menjadi landasan, juga dilaksanakan sebagai tempat laporan pertanggungjawaban PD IPM Kota Yogyakarta 2019/2021.

Usai melakukan audiensi dengan PDM Kota Yogyakarta dan MCCC Kota Yogyakarta, pelaksanaan Musyda XXVII PD IPM Yogyakarta disetujui dengan protokol kesehatan yang ketat karena dilaksanakan di masa PPKM. Adapun Kotagede menjadi tuan rumah Musyda pada kali ini. Sehingga Musyda dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta secara hybrid. Di mana seluruh peserta baik dari ranting, cabang, maupun daerah dilaksanakan di rumah masing-masing via zoom. Lalu sebagian panitia Musyda XXVII maupun pengurus PD IPM Kota Yogyakarta 2019/2021 hadir secara luring dengan batas maksimal 20 orang.

Musyda PD IPM Kota Yogyakarta XXVII mengusung tema “Membumikan Pelajar Elaboratif, Inovatif, dan Adaptif”. Tema tersebut memberi harapan adanya regenerasi pimpinanyang berkualitas dan progresifitas gerakan yang akan lahir pasca penyelenggaran Musyda XXVII PD IPM Kota Yogyakarta

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini dihadiri oleh beberapa tokoh di antaranya, Kepala Muhammad Al-Rifqi (Wakil Sekolah SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta), Bahrudin ARK (Wakil Ketua PDM/Pemerhati PD IPM Kota Yogyakarta), Racha Julian Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PW IPM DIY). Selain itu, turut hadir pula perwakilan dari Organisasi Kepemudaan (OKP) Kota Yogyakarta, di antaranya Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Yogyakarta, Pelajar Islam Indonesia (PII) Kota Yogyakarta, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kota Yogyakarta, Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Yogyakarta, Forum Komunikasi Pengurus OSIS (FKPO) Kota Yogyakarta, dan Forum Antar Rohis (FAROHIS) Kota Yogyakarta.

Ketua Panitia Musyda XXVII PD IPM Kota Yogyakarta Irfansyah Nabilazuardi Pratama ucapkan selamat pada para peserta Musyda XXVII dan berharap agar para peserta menyampaikan gagasan kritiknya. “Gagasan dan kritik yang teman-teman sampaikan kelak yang akan menjadi pondasi dari sebuah kerangka bahtera PD IPM Kota Yogyakarta pada periode depan,” ujar Irfansyah.

Ketua Umum PD IPM Kota Yogyakarta Sabrina Rahma Salsabila mengungkapkan jika IPM merupakan rumah belajar berkreativitas. “Tak hanya tempat untuk berkreativitas saja, IPM akan menjadi rumah belajar memahami sesama, dan rumah belajar aktualisasi diri bagi kita semua,” tutur Sabrina.

Ketua Umum PW IPM DIY Racha Julian Chairurrizal berharap agar pergerakan IPM Jogja bisa dirasakan seluruh pelajar Yogkarta. “Saya tunggu gerakan dan program PD IPM Kota Yogyakarta periode baru manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan pelajar Kota Yogyakarta,” ujarnya.

Wakil Ketua PDM Kota Yogyakarta Badrudin ARK menyampaikan bahwa seseorang tidak bisa memberikan orang lain tanpa hal yang tidak kita miliki. “Oleh karena itu, kita perlu berprestasi bagi terlaksananya pengaruh ke lingkungan sekitar, sehingga selaras apabila tagline yang diangkat dalam MUSYDA XXVII, Membumikan  Pelajar Elaboratif, Inovatif dan Adaptif bukanlah sekadar wacana,” kata Badrudin seraya membuka rangkaian kegiatan Musyda XXVII.

Adapun yang menjadi output dari pelaksanaan Musyda XXVII dapat menjadi bekal PD IPM Kota Yogyakarta untuk periode depan. Musyda yang dilaksanakan secara hybrid menjadi bukti bahwa pelajar Yogyakarta mampu beradaptasi dengan situasi yang sulit karena pandemi Covid-19. (*inas)

Tags: , ,
Perkuat Kaderisasi, IPM Trenggalek Gelar PKMTM II
Cendekiawan Religius, Munawwar Khalil Wafat Meninggalkan Legacy
Mungkin anda suka:
Advertisement

[adinserter name=”Block 2″]

Suka artikel ini? Yuk bagikan kepada temanmu!

Terpopuler :

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.