Konsisten! IPM Boyolali Usung Tema Literasi pada Musyda ke-XVII

Konsisten! IPM Boyolali Usung Tema Literasi pada Musyda ke-XVII

BeritaJawa Tengah
99 views
Tidak ada komentar
Konsisten! IPM Boyolali Usung Tema Literasi pada Musyda ke-XVII

[adinserter block=”1″]

Konsisten! IPM Boyolali Usung Tema Literasi pada Musyda ke-XVII

BeritaJawa Tengah
99 views
Konsisten! IPM Boyolali Usung Tema Literasi pada Musyda ke-XVII
Konsisten! IPM Boyolali Usung Tema Literasi pada Musyda ke-XVII

IPM.OR.ID., BOYOLALI – Musyawarah Daerah (Musyda) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) merupakan musyawarah tertinggi tingkat pimpinan daerah atau kabupaten/kota dalam rangka melaporkan pertanggungjawaban selama satu periode menjabat dan mencari nahkoda baru untuk periode kepemimpinan berikutnya. Oleh karena itu, Musyda IPM tentu menjadi momentum penting bagi Pimpinan Daerah IPM se-Indonesia.

Hal ini pula yang mendasari Pimpinan Daerah (PD) IPM Kabupaten Boyolali menyelenggarakan Musyawarah Daerah IPM Kabupatan Boyolali ke-XVII yang resmi dibuka pada Sabtu (27/01/24) dengan tema “Revitalisasi Spirit Al-Qolam Ayat 1 Menuju Literasi Pelajar Boyolali”. Musyda ini diselenggarakan di SMK Muhammadiyah 2 Andong pada Jum’at-Ahad (26-28/01/24).

Pembukaan Musyda ini dihadiri oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Boyolali, Pimpinan Daerah Aisyiah Boyolali, Pimpinan Wilayah IPM Jawa Tengah, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Andong, Pimpinan Cabang Aisyiah Andong, Angkatan Muda Muhammadiyah Boyolali serta Organisasi Kepemudaan Boyolali.

Giswa Aria Nanda selaku ketua panitia mengapresiasi dan berterimakasih kepada SMK Muhammadiyah 2 Andong yang telah bersedia menjadi tuan rumah. Ia berharap, Musyda ke-XVII ini adalah langkah awal untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.

“Kami mengangkat tema ini dengan harapan untuk meluruskan niat kembali dengan tetap berpegang pada surat Al-Qalam ayat 1 agar tetap menjadi spirit perjuangan langkah menuju terealisasinya tujuan Muhammadiyah,” jelas Giswa.

Agus Triyono selaku perwakilan tuan rumah mengatakan bahwa seharusnya Muhammadiyah itu mampu mewarnai dan selalu memberikan ruang kepada IPM guna untuk mengkaderisasi pada siswa-siswinya. Ia juga memberi pesan kepada hadirin untuk selektif dalam memilih pemimpin nantinya.

“Memilih pemimpin itu jangan asal. Harus disesuaikan dengan syarat dan ketentuan yang berlaku dan memilih pemimpin itu harus selektif jangan sampai salah dalam memilih pemimpin (kenali riwayat hidupnya, jejak langkahnya),” jelasnya.

Ketua Umum PD IPM Boyolali Angga Adi Pratama menjelaskan bahwa kepemimpinan ini sudah berkiprah dengan penuh upaya luar biasa yang berangkat dari awal periode yang meraba, penuh tanya harus mulai dari mana, lambat laun sudah menemukan jalannya.

Angga juga turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh pejuang IPM Boyolali yang sudah bersama menjalankan dan mengawal roda kepemimpinan ini dengan memunculkan banyak ide dan karya untuk oleh-oleh IPM Boyolali masa depan.

“Saya percaya bahwa hukum III Newton akan selalu terimplementasi dalam kehidupan. Ketika periode berikutnya akan melakukan apa yang akan kami lakukan, dengan menekan banyak hal karena kepentingan pribadi, kami yakin kalian akan lebih baik dari kami,” tegasnya.

Angga juga menjelaskan bahwa IPM bukan tempat orang yang suka baca buku dan orang-orang berintelektual saja, akan tetapi bisa menjadi wadah untuk semua yang memiliki skill tergantung kemampuan dirinya masing-masing.

Ketua Umum Pimpinan Wilayah (PW) IPM Jawa Tengah Daei Aljani mengapresiasi Musyda ke-XVII PD IPM Boyolali karena merupakan pelaksanaan Musyda ke-2 se-Jawa Tengah. Selain itu, apresiasi diberikan karena IPM Boyolali telah konsisten dalam mengangkat tema literasi.

“Seorang kader harus aware dalam isu dan kondisi lingkungan yang saat ini terjadi, bukan hanya sekedar membaca dan menulis saja akan tetapi maknannya luas,” jelas Daei.

Kamtar selaku perwakilan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali menyatakan bahwa kegiatan seperti Musyawarah Daerah ini sangat berguna bagi para pelajar dan perlu digalakkan agar pada siswa-siswi khususnya di Boyolali agar bisa bertambah wawasannya.

“Maka dari itu, dengan penuh keterbukaan mempersilahkan PD IPM Boyolali untuk menggunakan gedung serta fasilitas yang ada di SMK Muhammadiyah 2 Andong untuk keberlangsungan Musyda IPM ini,” jelas Kamtar.

Acara dilanjutkan dengan pembukaan secara simbolis oleh PDM Boyolali. Musyda IPM Boyolali ke-XVII juga melaksanakan Muhammadiyah Student Expo (MSE) dalam rangka pameran hasil karya pelajar Muhammadiyah se-Boyolali. *(Athifah/da)

Rakornas: Ajang Perkenalan dan Sosialisasi Program Kerja Enam Bidang PP IPM
Pemilihan Digital Hebat, Pelantikan Penuh Semangat: IPM MBS Al Amin Bojonegoro Mewujudkan Generasi Cemerlang
Mungkin anda suka:
Advertisement

[adinserter name=”Block 2″]

Suka artikel ini? Yuk bagikan kepada temanmu!

Terpopuler :

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.