IPM.OR.ID., – Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM), Dany Rahmat Muharram, terpilih sebagai satu-satunya perwakilan pemuda Indonesia dalam Russia–ASEAN Youth Forum on Innovation and Public Diplomacy di Manila, Filipina, pada 8–11 Oktober 2026.
Dalam forum internasional tersebut, Dany membawa gagasan “Algoritma Pelajar” sebagai pendekatan untuk membangun gerakan kepemimpinan muda yang terarah, sistematis, dan mampu menghasilkan perubahan nyata di masyarakat.
Gagasan ini merupakan bagian dari konsep “Gerakan Kepemimpinan Berdampak” yang mendorong gerakan pelajar agar tidak berhenti pada aktivitas organisasi, tetapi mampu menjawab persoalan sosial melalui langkah-langkah yang terukur.
Menurut Dany, gerakan pelajar perlu memiliki pola kerja yang jelas, mulai dari mengidentifikasi persoalan, memetakan potensi, merumuskan gagasan, hingga menjalankan solusi yang dapat dirasakan masyarakat.
“Dunia hari ini digerakkan oleh algoritma digital. Sudah saatnya gerakan pelajar juga memiliki ‘algoritma’ tersendiri,” ujar Dany.
Dany menjelaskan bahwa pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu pelajar mengembangkan gerakan yang lebih terarah dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Di Manila, saya membawa mandat untuk menunjukkan bahwa pemuda Indonesia tidak lagi hanya menjadi konsumen teknologi, melainkan arsitek perubahan,” lanjutnya.
Forum Russia–ASEAN Youth Forum on Innovation and Public Diplomacy mempertemukan generasi muda dari negara-negara ASEAN dan Rusia untuk bertukar gagasan mengenai inovasi, diplomasi publik, serta kerja sama antarmasyarakat. Forum ini juga menjadi ruang bagi para peserta untuk membangun jejaring dan mengembangkan gagasan dalam menjawab tantangan bersama.
Bagi PP IPM, partisipasi tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan gagasan kepemimpinan pelajar Muhammadiyah dalam lingkup internasional. Keterlibatan ini juga menegaskan pentingnya menempatkan pelajar bukan sekadar sebagai penerima manfaat pembangunan, melainkan sebagai aktor yang turut merumuskan gagasan dan menghadirkan perubahan.
Melalui gagasan Algoritma Pelajar, PP IPM diharapkan dapat terus mengembangkan pola gerakan yang menghubungkan pemetaan masalah, penguatan kapasitas kader, dan pelaksanaan program yang berdampak bagi masyarakat.
Kehadiran Dany dalam forum tersebut sekaligus membuka peluang bagi penguatan jejaring internasional dan pertukaran gagasan antarpemuda. Pengalaman serta pemikiran yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bahan pengembangan gerakan pelajar yang inovatif, solutif, dan relevan dengan tantangan zaman.


































