Rakerwil IPM Jawa Tengah: Harmonisasi Gerakan untuk Jateng yang Lebih Gayeng

Rakerwil IPM Jawa Tengah: Harmonisasi Gerakan untuk Jateng yang Lebih Gayeng

BeritaJawa Tengah
113 views
Tidak ada komentar
Rakerwil IPM Jawa Tengah: Harmonisasi Gerakan untuk Jateng yang Lebih Gayeng

[adinserter block=”1″]

Rakerwil IPM Jawa Tengah: Harmonisasi Gerakan untuk Jateng yang Lebih Gayeng

BeritaJawa Tengah
113 views
Rakerwil IPM Jawa Tengah: Harmonisasi Gerakan untuk Jateng yang Lebih Gayeng
Rakerwil IPM Jawa Tengah: Harmonisasi Gerakan untuk Jateng yang Lebih Gayeng

IPM.OR.ID., KLATEN – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Tengah menyelenggarakan Rapat Kerja Wilayah yang berlangsung sejak Jumat-Ahad (10-12/05/2024)  dengan tema “Movement Harmony: Pelajar Gayeng, IPM Jateng

Kegiatan dibuka pada Sabtu (11/05/2024) di SMP Muhammadiyah 1 Klaten. Turut hadir dalam pembukaan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Tengah Haerudin, Asisten 1 Kesejahteraan Rakyat Klaten Jaka Purwanto, Ketua Umum Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah Tafsir, Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) Riandy Prawita, organisasi otonom tingkat Jawa Tengah, dan 105 kader IPM yang mewakili 35 daerah se-Jawa Tengah.

Pelajar Gayeng menjadi tagline dari PW IPM Jawa Tengah periode 2023-2025. Perumusan tagline ini diusahakan agar dapat mudah diterima di kalangan Generasi Z dan Generasi Alpha yang merupakan basis massa IPM saat ini. 

Dalam konteks ini, Ketua Umum PW IPM Jawa Tengah Daei Aljanni mengatakan bahwa kolaborasi lintas sektor di Indonesia perlu dilakukan untuk menyambut Indonesia Emas 2045.

“Sekolah sebagai gerbang utama pengenalan IPM dan Muhammadiyah bagi pelajar. Dengan hal itu, harapannya ada kolaborasi yang kemudian dapat mengarusutamakan dakwah berkemajuanmya Muhammadiyah, dakwah pelajar berkemajuannya IPM,” ujar Daei.

Kolaborasi yang baik kemudian akan menghasilkan pergerakan yang harmonis. Menurut Ketua Umum PP IPM Riandy Prawita harmonisasi gerakan sudah dilakukan oleh PW IPM Jawa Tengah sejak lama. 

“PW IPM Jawa Tengah sudah menjadi sahabat saya. Ketika ditawari antara dua pimpinan wilayah yang akan dilantik, saya memilih Jawa Tengah karena PW IPM Jawa Tengah telah banyak menghasilkan kegiatan yang harmonis. Tagline Pelajar Gayeng yang dimiliki PW IPM Jawa Tengah telah menunjukkan identitas khasnya. Untuk merealisasikan hal itu, dibutuhkan proses kaderisasi yang tentu sifatnya jangka panjang. Dibutuhkan harmonisasi program dalam rangka mengakselerasikan kegiatan sehingga dapat diaplikasikan dengan baik,” kata Riandy.

Gerakan harmonis yang digaungkan oleh PW IPM Jawa Tengah ini menjadikan IPM tidak hanya sebagai organisasi pelajar biasa, tetapi menjadi organisasi yang mencerahkan bangsa.

“IPM tidak hanya menjadi organisasi pelajar biasa, tapi juga menjadi organisasi yang mencerahkan bangsa, terbukti IPM telah banyak melahirkan tokoh bangsa. Atas dasar itu kita gunakan Rakerwil ini, saya berharap setiap ide akan memberikan kontribusi bagi organisasi ini ke depan,” tutur Asisten 1 Kesejahteraan Rakyat Klaten Jaka Purwanto yang mewakili Bupati Klaten.

Rapat kerja menjadi titik awal pergerakan IPM. Konsolidasi gerakan yang bertujuan untuk memperkuat pergerakan di sebuah organisasi menjadi hal  yang sangat penting demi dirumuskannya kegiatan yang akan dilaksanakan selama satu periode mendatang. 

Untuk itu, Kepala Kesbangpol Jawa Tengah Haerudin mengingatkan bahwa akar pergerakan IPM adalah Muhammadiyah yang fokus utamanya di kalangan pelajar, sehingga proses membina dan mendidik kader di sekolah-sekolah menjadi konsekuensinya. 

“IPM sebagai aksentuator gerakan amar ma’ruf nahi mungkar di kalangan pelajar. IPM sebagai pembawa misi Muhammadiyah pada masa mendatang memiliki peran penting sebagai penjaga ukhuwah. Peran pemuda sejak zaman pergerakan sampai era kini selalu diperhitungkan dalam merawat republik ini. Masyarakat akan menilai organisasi dari apa yang diberikan kepada bangsa dan negara. Maka, kehadiran IPM harus menjadi bagian dari solusi di masyarakat,” ucap Kepala Kesbangpol Haerudin yang mewakili Pj Gubernur Jawa Tengah itu.

Lebih lanjut, Ketua Umum PWM Jawa Tengah Tafsir menyampaikan agar kader-kader IPM seharusnya mulai mempersiapkan diri dengan apa yang akan dilakukan mereka ke depannya.

“Indonesia mengikuti siklus Fathul Makkah, siklus 20 tahunan. Anak-anak IPM sekarang di usia 20 tahunan, artinya 20 tahun kemudian indonesia ada di tangan saudara, 2045. Maka, penurunan sumber daya kader menjadi sangat penting, Maka, saudara harus mempersiapkan diri untuk menyongsong usia 40, putuskan sejak kini apa yang akan dilakukan ke depannya,” ujar Tafsir.

Selain kegiatan pembukaan, penutupan, dan sidang komisi, Rakerwil PW IPM Jawa Tengah diisi dengan beberapa kegiatan yang bermanfaat bagi kader IPM, seperti Sarasehan Pelajar yang membahas mengenai studi lanjut untuk kader, Seminar Pelajar yang membahas mengenai apa yang seharusnya dilakukan oleh pelajar dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, Gala Dinner bersama Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya, dan wisata ke Umbul Cokro di Klaten.

Sidang komisi dilangsungkan pasca Gala Dinner bersama Wakil Bupati Klaten. Para peserta diarahkan untuk melaksanakan sidang komisi tersebut dengan dibagi menjadi tiga bagian yang tiap bagiannya terdapat beberapa bidang dan lembaga di PW IPM Jawa Tengah. 

Sidang komisi menjadi tempat terbuka yang diberikan oleh PW IPM Jawa Tengah kepada Pimpinan Daerah Ikatan pelajar Muhammadiyah (PD IPM) se-Jawa Tengah untuk mengkritisi program kerja yang akan dilaksanakan selama satu periode ke depan. Diskusi selama sidang berlangsung berjalan dengan aktif dikarenakan banyak PD IPM yang melemparkan pertanyaan ke PW IPM untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut terkait program kerja mereka.

Rakerwil PW IPM Jawa Tengah ditutup oleh Ketua DPRD Klaten Hamemang Wajar Ismoyo pada Ahad (12/05.2024) di Pendopo DPRD Jawa Tengah. Hamemang berpesan agar kader-kader IPM harus saling menjalin kolaborasi dengan berbagai macam pihak agar bisa mewujudkan gerakan-gerakan yang harmonis di masa mendatang.

Resmi Dilantik! IPM Sragen Siap Wujudkan Pelajar Tangguh dan Berakhlak Mulia
Panggung Apresiasi Inklusif, IPM DIY adakan BESTARI Volume 1
Mungkin anda suka:
Advertisement

[adinserter name=”Block 2″]

Suka artikel ini? Yuk bagikan kepada temanmu!

Terpopuler :

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.