Beri Amanat dalam Milad 65 IPM, Dwi Fajri Ingatkan bahwa IPM adalah Rijalul Ghad

Beri Amanat dalam Milad 65 IPM, Dwi Fajri Ingatkan bahwa IPM adalah Rijalul Ghad

BeritaJakartaMilad 65 IPM
8 views
Tidak ada komentar

Beri Amanat dalam Milad 65 IPM, Dwi Fajri Ingatkan bahwa IPM adalah Rijalul Ghad

BeritaJakartaMilad 65 IPM
8 views

IPM.OR.ID., JAKARTA – Muhammad Dwi Fajri yang mewakili Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan amanat dalam momentum Milad 65 IPM di Gedung Cendekia Universitas Muhammadiyah Jakarta, pada Sabtu (18/7/2026).

Dalam momentum resepsi Milad 65 IPM sekaligus pembukaan Rapat Kerja Nasional, Muhammad Dwi Fajri menyampaikan rasa bangganya terhadap IPM, karena selalu memberikan karya nyatanya, dengan membuktikan berhasil mendapat tiga kali gelar Organisasi Kepemudaan (OKP) terbaik se-Indonesia.

“Ikatan Pelajar Muhammadiyah lebih dari tiga kali berturut-turut menjadi OKP terbaik seluruh Indonesia. Artinya apa? Tidak sekedar kata-kata, tidak sekedar ucapan, tapi ada bukti nyata,” ucapnya. 

Lebih lanjut, Muhammad Dwi Fajri dalam amanatnya menyampaikan bahwa kader IPM bukan hanya organisasi biasa, tetapi anak panah persyarikatan yang memiliki misi untuk mencerahkan generasi muda.

“Di tangan anda-lah estafet kepemimpinan Muhammadiyah dan masa depan Indonesia dititipkan. Antum rijalul ghad, Anda adalah orang-orang yang akan memimpin masa depan,” ucap fajri. 

Tak hanya itu, Fajri juga memberikan pesan agar para kader IPM dapat membuat “Algoritma” gerakan sendiri, sebagai trendsetter dan bukan hanya menjadi follower saja. Hal itu sesuai dengan tema besar Milad kali ini yang menitik beratkan pola kerja yang sistematis, cerdas, dan masif.

Untuk menghadapi tantangan Generasi Z dan Alpha di era disrupsi digital, PP Muhammadiyah menitipkan tiga pekerjaan rumah bagi seluruh kader IPM. Poin pertama yang disampaikan adalah akselerasi literasi dan teknologi guna mengatasi rendahnya daya baca bangsa. Kader IPM diwajibkan untuk menguasai sains dan literasi digital agar dakwah organisasi tetap relevan dan mampu menjadi trendsetter bagi generasi muda.

Selanjutnya, poin kedua berfokus pada peneguhan ideologi dan karakter melalui akhlak mulia. Kecerdasan akademik yang tinggi juga harus selalu beriringan dengan moralitas yang kuat berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an dan Al-Hadist. Tanpa landasan yang kokoh, kecerdasan pelajar dikhawatirkan justru akan membawa dampak buruk dan kerusakan bagi lingkungan sekitar.

Sebagai penutup, poin ketiga menekankan pada pentingnya penguatan gerakan di akar rumput berlandaskan teologi Al-Ma’un warisan K.H. Ahmad Dahlan. IPM dituntut untuk dapat hadir secara langsung sebagai penyelesai masalah bagi para pelajar. Melalui momentum Milad dan Rakernas ini, IPM diharapkan mampu untuk terus bergerak secara sistematis, cerdas dan masif.

Milad 65 IPM, Mentan Amran Dorong Pelajar Keluar dari Zona Nyaman
Dany Rahmat Muharram dalam Momentum Milad 65 IPM: Algoritma Pelajar Adalah Gerakan Tanpa Elitisme dan Penuh Keberdampakan
Mungkin anda suka:
Advertisement

[adinserter name=”Block 2″]

Suka artikel ini? Yuk bagikan kepada temanmu!

Terpopuler :

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.