Majalah Pendar Diluncurkan, Menyalakan Tradisi Intelektual Pelajar Garut

Majalah Pendar Diluncurkan, Menyalakan Tradisi Intelektual Pelajar Garut

BeritaJawa Barat
7 views
Tidak ada komentar

Majalah Pendar Diluncurkan, Menyalakan Tradisi Intelektual Pelajar Garut

BeritaJawa Barat
7 views

IPM.OR.ID., GARUT — Sebuah lembaran baru dalam gerakan literasi pelajar Muhammadiyah di Kabupaten Garut segera dimulai. Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Garut melakukan kick-off Majalah Pendar secara seremonial dalam rangkaian Milad Pimpinan Wilayah IPM Jawa Barat yang diselenggarakan pada Jumat–Sabtu (21–22/8/2026) di Pendopo Garut.

Kehadiran Majalah Pendar menjadi salah satu ikhtiar PD IPM Kabupaten Garut untuk menghidupkan kembali tradisi membaca, berpikir, berdiskusi, dan menulis di kalangan pelajar. Majalah ini tidak sekadar menjadi media publikasi organisasi, tetapi juga ruang bagi pelajar untuk menyampaikan gagasan, merekam dinamika gerakan, serta membaca berbagai persoalan kepelajaran dari perspektif mereka sendiri.

Bagi PD IPM Kabupaten Garut, penerbitan Majalah Pendar merupakan bagian dari upaya memperkuat gerakan intelektual pelajar. Di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi, pelajar tidak cukup hanya menjadi konsumen informasi. Pelajar juga perlu memiliki ruang untuk mengolah informasi menjadi pengetahuan, pengetahuan menjadi gagasan, dan gagasan menjadi gerakan.

Ketua Umum PD IPM Kabupaten Garut, Ahmad Fazri, menyambut hadirnya Majalah Pendar sebagai bagian dari upaya memperkuat gerakan IPM di tingkat daerah. Kehadiran media ini diharapkan dapat memperluas ruang bagi kader untuk berkontribusi melalui tulisan dan gagasan, sekaligus mendokumentasikan perjalanan gerakan pelajar Muhammadiyah di Kabupaten Garut.

“Harapannya, Majalah Pendar menjadi ruang bagi kader untuk menyampaikan tulisan dan gagasan, sekaligus mendokumentasikan perjalanan gerakan IPM di Kabupaten Garut,” ujar Ahmad.

Sementara itu, Kabid Pengkajian Ilmu Pengetahuan (PIP) PD IPM Kabupaten Garut, Atha’ullah Muhammad Dzaki, menyampaikan bahwa Majalah Pendar dirancang sebagai bagian dari ekosistem intelektual yang sedang dibangun oleh Bidang PIP.

“Majalah ini kami harapkan tidak berhenti sebagai produk yang terbit. Pendar harus menjadi ruang tumbuh bagi kader untuk membaca, berpikir, berdiskusi, dan menulis. Sebab, bagi kami, gerakan intelektual harus meninggalkan jejak berupa gagasan dan karya,” ujar Dzaki.

Proses penerbitan Majalah Pendar melibatkan tim redaksi yang dipimpin oleh Muhammad Ihsan Al Arifin selaku Ketua Redaksi Majalah Pendar. Kehadiran tim redaksi menjadi bagian penting dalam memastikan gagasan dan karya yang dihimpun dapat dikemas menjadi media yang dekat dengan dunia pelajar sekaligus memiliki nilai edukatif.

Pemilihan momentum Milad PW IPM Jawa Barat sebagai ruang kick-off juga memberikan makna tersendiri. Majalah Pendar hadir bukan hanya sebagai karya PD IPM Kabupaten Garut, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi gerakan pelajar di tingkat daerah dalam memperkuat tradisi intelektual IPM di Jawa Barat.

Kick-off Majalah Pendar diharapkan menjadi titik awal perjalanan panjang dalam membangun budaya dan gerakan literasi di kalangan pelajar Kabupaten Garut. Ke depan, media ini diharapkan terus berkembang, melibatkan lebih banyak kader dan pelajar, serta menjadi ruang publikasi yang konsisten bagi lahirnya karya dan gagasan pelajar.

Lebih dari sekadar majalah, Pendar adalah upaya untuk menyalakan cahaya kecil di tengah derasnya arus informasi: cahaya yang lahir dari bacaan, tumbuh melalui pemikiran, dan bergerak menjadi gagasan.

Dari Garut, pelajar mulai menulis. Dari tulisan, gagasan tumbuh. Dari gagasan, gerakan bergerak.*(Ihsan/Nabila)

Ketika Internet Menjadi Dokter: Pelajar Perlu Belajar Memilah, Bukan Sekadar Mencari
Mungkin anda suka:
Advertisement

[adinserter name=”Block 2″]

Suka artikel ini? Yuk bagikan kepada temanmu!

Terpopuler :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.