Pernyataan Sikap PP IPM, Terkait Penolakan Rekomendasi Buku Sastra oleh Mendikbudristek

Pernyataan Sikap PP IPM, Terkait Penolakan Rekomendasi Buku Sastra oleh Mendikbudristek

Berita
87 views
Tidak ada komentar
Pernyataan Sikap Bidang IPMawati PP IPM, Terkait Kasus Pembunuhan terhadap Perempuan

Pernyataan Sikap PP IPM, Terkait Penolakan Rekomendasi Buku Sastra oleh Mendikbudristek

Berita
87 views
Pernyataan Sikap Bidang IPMawati PP IPM, Terkait Kasus Pembunuhan terhadap Perempuan
Pernyataan Sikap Bidang IPMawati PP IPM, Terkait Kasus Pembunuhan terhadap Perempuan

IPM.OR.ID., – Pernyataan sikap No. A.2/PP IPM-569/2024 ditandatangani langsung oleh Ketua Umum dan Sekretaris Jendral PP IPM di Yogyakarta, 31 Mei 2024. Pembuatan pernyataan sehubungan dengan keluarnya Keputusan Mendikbudristek Nomor 025/H/P/2024 tentang Penetapan Rekomendasi Buku Sastra pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah dalam Rangka Program Sastra Masuk Kurikulum di Satuan Pendidikan Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka yang dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) untuk pelajar, sebagai salah satu implementasi program Merdeka Belajar.

PP IPM mendesak Kemendikbudristek untuk menarik buku ‘Panduan Rekomendasi Buku Sastra’ dari peredaran, karena merekomendasikan buku-buku sastra yang sebagian isinya mengandung kekerasan fisik dan seksual serta perilaku hubungan menyimpang yang tidak sesuai dengan norma agama dan kesusilaan

Maka kami, selaku Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah, merasa perlu menyampaikan
sikap kami sebagai berikut:

  1. Mendesak Agar Menarik Buku Panduan Rekomendasi Buku Sastra dari peredaran, karena merekomendasikan buku- buku sastra yang sebagian isinya mengandung kekerasan fisik dan seksual serta perilaku hubungan menyimpang yang tidak sesuai dengan norma agama dan kesusilaan.
  2. Keprihatinan terhadap Isi Rekomendasi Buku yang mendalam atas banyaknya buku dalam daftar rekomendasi yang menggunakan bahasa dan konten sensitif yang kurang pantas untuk pelajar. Buku-buku tersebut mengandung kata-kata kasar, vulgar, dan tema yang tidak sesuai dengan nilai-nilai pendidikan dan moral yang harus dijunjung tinggi oleh pelajar.
  3. Kebutuhan Akan Buku yang Edukatif dan Beretika yang seharusnya mengandung nilai-nilai edukatif dan etika yang positif, serta mampu membangun karakter pelajar yang berakhlak mulia, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan budaya bangsa Indonesia.
  4. Evaluasi dan Seleksi yang Lebih Ketat terhadap buku-buku yang direkomendasikan untuk pelajar. Proses seleksi harus melibatkan para ahli pendidikan, sastrawan, serta perwakilan dari organisasi pelajar dan orang tua untuk memastikan bahwa buku-buku tersebut benar-benar layak dan mendidik.
  5. Pentingnya Partisipasi Publik dalam proses penentuan rekomendasi buku. Transparansi dan keterlibatan berbagai pihak akan meningkatkan kualitas dan penerimaan terhadap buku-buku yang direkomendasikan.
  6. Komitmen untuk Pendidikan Berkualitas, PP IPM terus berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Tetapi, PP IPM juga berkomitmen untuk mengawal agar setiap kebijakan yang diambil selalu berpihak pada kepentingan terbaik bagi pelajar, baik dari segi akademik maupun moral.

Demikian pernyataan Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah agar menjadi perhatian dan ditindaklanjuti. Pernyataan sikap resmi dari PP IPM bisa kamu unduh di sini.

PP IPM Launching Jingle Fortasi, Berikut Liriknya!
Apa yang Tak Nampak dari Dampak
Mungkin anda suka:
Advertisement

[adinserter name=”Block 2″]

Suka artikel ini? Yuk bagikan kepada temanmu!

Terpopuler :

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.