Pengukuhan PW IPM Jawa Tengah, Kolaborasi dan Sinergi Jadi Kunci

Pengukuhan PW IPM Jawa Tengah, Kolaborasi dan Sinergi Jadi Kunci

BeritaJawa Tengah
216 views
Tidak ada komentar
Pengukuhan PW IPM Jawa Tengah, Kolaborasi dan Sinergi Jadi Kunci

[adinserter block=”1″]

Pengukuhan PW IPM Jawa Tengah, Kolaborasi dan Sinergi Jadi Kunci

BeritaJawa Tengah
216 views
Pengukuhan PW IPM Jawa Tengah, Kolaborasi dan Sinergi Jadi Kunci
Pengukuhan PW IPM Jawa Tengah, Kolaborasi dan Sinergi Jadi Kunci

IPM.OR.ID., SEMARANG – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Tengah periode 2023-2025 resmi dikukuhkan, pada Sabtu (23/02/2024) di Aula GKB 1 Universitas Muhammadiyah Semarang.

Kegiatan dengan tema “Pelajar Gayeng: New Sustainability Era” dihadiri oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) Riandy Prawita, Ketua Umum PW IPM Jawa Tengah periode 2021-2023 Ainur Rosyid, Ketua Umum PW IPM Jawa Tengah periode 2023-2025, Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah Dodok Sartono, Kepala Bidang Ketahanan Bangsa Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Muslichah Setiasih , Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Perwakilan Organisasi Otonom Muhammadiyah, Perwakilan Organisasi Kepemudaan, dan Perwakilan Kader IPM Jawa Tengah.

Pasca prosesi pengukuhan, Ketua Umum PW IPM Jawa Tengah 2021-2023 Ainur Rosyid dalam sambutannya berharap agar periode 2023-2025 dapat berjalan dengan lancar.

“Saya ucapkan selamat kepada PW IPM Jawa Tengah periode 2023-2025. Harapan di pundak kalian. Periode ini mungkin pencapaian, kepemimpinan full diisi oleh kader-kader kelahiran 2000 ke atas. Saya percaya kelebihan Gen Z punya kreativitas luar biasa, saya menunggu gebrakan-gebrakannya,” kata Rosyid.

Kemudian, Ketua Umum PW IPM Jawa Tengah periode 2023-2025 Daei Aljanni mengharapkan active collaboration, kerjasama dengan berbagai pihak untuk menghadapi tantangan bersama dengan cara akselerasi digital.

“IPM di Jawa Tengah berdiri dan berjuang bukan hanya untuk 58 personalia, tapi hadir untuk 150.000 pelajar Jawa Tengah yang menjadi basis massa dan PR bagi PW untuk mengorkestrasi ke depan. IPM yang basis massanya pelajar, maka tentu kita berharap dapat menyambut generasi emas dengan baik dan memaksimalkan bonus demografi yang ada. Harapan kami dapat memaksimalkan seluruh potensi, seluruh jejaring, kami ingin meningkatkan IPM jawa Tengah secara kualitas dan kuantitas,” ujar Daei.

Daei juga menjelaskan, bahwa tantangan PW IPM adalah Generasi Alpha sebagai kader yang akan mulai masuk usia SMP-MTs, maka PW IPM Jawa Tengah menyambut ini sebagai era baru dengan tagline Pelajar Gayeng, diambil dari “Jateng Gayeng”. Gayeng yang menjadi tagline ini diharapkan dapat menggandeng pelajar dalam satu rumah yang harmonis, hangat, dan inklusif. 

Pengukuhan ini menjadi pengukuhan PW IPM yang cukup istimewa bagi Ketua Umum PP IPM Riandy Prawita karena dihadiri oleh ketua umum dan sekretaris jenderal sekaligus. Bagi Riandy, Jawa Tengah memiliki kedekatan emosional tersendiri untuk dirinya.

Harapannya Daei dapat mewujudkan IPM Jawa Tengah yang gayeng dan sustainable. Sustainable di sini dalam program kerja, ini yang terpenting, keberlanjutan. Program kerja ini harapnya agar lebih masif, perlu adanya kepercayaan dan keberlanjutan yang panjang, Orkestrasi dalam IPM harus dikuatkan, tidak hanya internal tapi juga eksternal, terutama dalam pemerintah provinsi, itu harus sinergi,” tutur Riandy.

Lalu, Sekretaris PWM Jawa Tengah Dodok Sartono menyampaikan tiga kunci jika ingin maju dalam 3S, yakni solutif, sinergi, dan spiritual.

“Solutif, apa sebetulnya problem pelajar, maka IPM akan dibutuhkan pelajar ketika memberikan solusi dari masalah. Sinergi, sekarang jamannya IPM bersinergi, sinergi dengan siapapun jika ingin lebih kuat, baik internal maupun eksternal lingkungan Muhammadiyah.  Spiritual, spiritualitas menjadi landasan kita, segala yang kita keluarkan akan menjadi bermakna jika bersama spiritualitas, tapi akan semakin melelahkan dan tidak tentu arahnya tanpa spiritualitas,” kata Dodok.

Lebih lanjut, Kepala Bidang Ketahanan Kesbangpol Muslichah Setiasih berpesan bagi PW IPM Jawa Tengah agar segera melakukan konsolidasi untuk menyusun program kerja yang bermanfaat ke depan.

“IPM perlu menyesuaikan dengan zaman, kalian dapat meningkatkan jejaring antar pelajar, lintas kelas, silakan berdiskusi tanpa membedakan, niat baik dan luhur selalu akan mendapat jalan. Saya berharap pengurus IPM dapat memberikan rumusan yang aktif dalam menyelesaikan masalah bangsa,” pungkas Muslichah.*(Yud)

SMK Mutu Cup 2024, Ajang Sinergisitas IPM dengan Mahasiswa KKN-Dik FKIP UMS
Resmi Ditutup! Peserta Madrasah Qur’anic Siap Menjadi Agen Gerakan Al-Qur’an
Mungkin anda suka:
Advertisement

[adinserter name=”Block 2″]

Suka artikel ini? Yuk bagikan kepada temanmu!

Terpopuler :

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.