IPM.OR.ID., MAGELANG – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Tengah menyelengarakan pelatihan literasi bertajuk “Pena Peradaban” di Magelang untuk mencetak kader literasi IPM Se-Jateng sebagai aktor keilmuan.
Pelatihan yang diselenggarakan bersamaan Peer Conselor IPM (PCI) ini dilaksanakan tepatnya di SMP Muhammadiyah Muntilan, Kabupaten Magelang pada Kamis-Ahad (3-6/10/2024).
Kegiatan ini diadakan guna memperkuat ekosistem literasi dengan pendalaman pengetahuan menulis, membentuk, dan mengembangkan komunitas.
Pelatihan ini menghadirkan pemateri yang luar biasa membidangi keilmuan dan komunitas literasi, seperti dari Cak David dari Rumah Baca Komunitas Jogja, Ketua Umum Nasyiatul ‘Aisyiyah Jawa Tengah Monica Subastia, Perpusda Magelang, Dosen UAD Rahmi Mufangati, sampai seorang KOL Specialist Hizba M Abror. Peserta diajari membuat tulisan yang baik, sampai membentuk dan mengembangkan komunitas literasi dengan metodologi ABCD (Aset Based Community Development)
Salah seorang peserta, Arinal Haque, mengatakan kegiatan ini memberikan pengalaman yang positif dalam hidupnya.
“Pelatihan ini membuka wawasan saya bahwa literasi bukan hanya sekadar kemampuan menulis, tetapi juga membangun komunitas yang dapat menjadi ruang diskusi dan berbagi ilmu,” ungkapnya.
Master of Training sekaligus Ketua PW IPM Jawa Tengah Bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan, Rezza Fahlevi menyampaikan bahwa pelatihan ini sebagai pengejawantahan sekolah literasi melalui arti sebuah pena untuk peradaban yang gemilang,
“Melalui pendalaman materi menulis, build, and improve community, menjadi cita-cita membumikan “kawah candradimuka” literasi di ranah pelajar se jateng”, ujar Rezza
Melalui kegiatan ini diharapkan akan lahir kader-kader literasi yang tidak hanya produktif dalam berkarya, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ilmu pengetahuan di daerahnya. Dengan semangat literasi yang terus tumbuh, masyarakat yang terbangun dari pelatihan ini akan menjadi wahana ilmu pengetahuan yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.