Pelajar Bogor Kampanyekan Dukungan Kenaikan Harga Rokok

Pelajar Bogor Kampanyekan Dukungan Kenaikan Harga Rokok

BeritaJawa Barat
1K views
Tidak ada komentar

Pelajar Bogor Kampanyekan Dukungan Kenaikan Harga Rokok

BeritaJawa Barat
1K views

IPM.OR.ID, BOGOR– Taman Kencana Kota Bogor diramaikan oleh puluhan pelajar yang berasal dari berbagai organisasi dan komunitas untuk mengkampanyekan isu anti rokok yaitu #RokokHarusMahal pada Ahad (10/10). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kota Bogor dan Kabupaten Bogor bersama Gerakan Muda Framework Convention on Tobacco Control (FCTC).

Tema yang diangkat pada kegiatan ini adalah “Pemuda Bersama Pemerintah Dukung #RokokHarusMahal”. Tema ini diangkat atas dasar keresahan yang terjadi saat ini. Merujuk pada data riset oleh Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2018, bahwa jumlah perokok anak mencapai 9,1 persen atau sekitar 7,8 juta jiwa. Hal tersebut tidak membuat pemerintah gagal mencapai target perokok anak sebesar 5,4 persen. Masifnya iklan rokok dan harga rokok yang murah menyebabkan anak-anak tergiur terus membeli.

Terdapat tiga rangkaian acara kampanye, di antaranya adalah video challenge, talkshow, dan Deklarasi Pelajar Unggul Tanpa Rokok. Talkshow yang dihadiri oleh narasumber Margianta Surahman, Gerakan Muda FCTC dan Muhammad Irsyad, Tobacco Control IPM membahas soal prevalensi perokok anak di Indonesia yang semakin meningkat dari tahun ke tahun.

IPM sebagai gerakan pelajar mengambil bagian untuk membantu pemerintah melindungi pelajar dari dampak buruk rokok. Margianta Surahman mengajak pelajar dan pemuda untuk terlibat dalam penekanan konsumsi rokok di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa pemuda adalah target industri rokok.

“Isu tembakau ini memang cukup berat, tapi tidak akan ada perubahan jika kita tidak memulai. Tugas ini bukan hanya tugas pemerintah saja. Pemuda juga harus berperan, karena pemerintah pun mendengar suara kita,” kata Margianta.

Rangkaian terakhir adalah pembacaan Deklarasi Pelajar Unggul tanpa Rokok yang dipandu oleh M. Firman, Ketua IPM Kabupaten Bogor. Dalam deklarasi ini mencakup tiga poin, yaitu sebagai pelajar memiliki hak hidup sehat tanpa rokok, melindungi pelajar dari propaganda industri rokok, dan mendesak pemerintah untuk meratifikasi FCTC.

Sarah Muthiah Widad, ketua pelaksana kampanye #RokokHarusMahal berharap berharap setelah kegiatan ini semakin banyak pelajar dan kaum muda yang menyadari bahwa dirinya adalah target industri rokok. “Kita jangan mau dilemahkan oleh industri rokok. Masa depan bangsa ini ada di tangan kita. Memilih bersuara adalah bentuk dukungan terhadap pemerintah untuk mewujudkan sumber daya manusia berkualitas,” ujarnya. (sarah/adinta)

Pengumuman Peserta Sekolah Ekologi 2019
Sekolah Ekologi: Aktivis Harus Mau Bergerak Menyelamatkan Bumi
Mungkin anda suka:
Advertisement

[adinserter name=”Block 2″]

Suka artikel ini? Yuk bagikan kepada temanmu!

Terpopuler :

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.