Menteri BUMN Erick Thohir Beri Kesempatan Anak Muda Kolaborasi

Menteri BUMN Erick Thohir Beri Kesempatan Anak Muda Kolaborasi

Berita
200 views
1 Komentar
Erick Tohir

Menteri BUMN Erick Thohir Beri Kesempatan Anak Muda Kolaborasi

Berita
200 views
Erick Tohir
Erick Tohir
IPM.OR.ID – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengingatkan pentingnya pendidikan dalam proses perubahan bangsa pada acara Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IPM segmen Dialogue, Jumat (10/12/2021).

Dalam kesempatan Dialogue, menteri 51 tahun itu mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki potensi yang besar berupa market dan Sumber Daya Manusia (SDM).

Sehingga pihaknya  telah memfokuskan Corporate Social Responsibily (CSR) dari perusahaan BUMN pada tiga program yakni edukasi, lingkungan, dan UMKM.

Menyoroti peran pendidikan, dikatakan Erick, bahwa peran BUMN dalam menghadapi era disrupsi  tidak menjadi menara gading, melainkan membuka kesempatan berkolaborasi.

‘’Saya sangat ingat pesan almarhum bapak saya, bahwa melalui pendidikan, bisa mendorong perubahan. Sebagai pelajar, kalian harus bisa menjaga kemampuan IQ, EQ dan ESQ, ‘’ ucapnya.

‘’Ada juga program yang kami (Red:BUMN) tawarkan untuk anak muda Indonesia cukup beragam. Sebagai contoh magang bersertifikat,  mereka (anak muda) diasah agar memiliki  capability dan expertise di bidang tersebut,’’ imbuh Erick.

Menurutnya, Indonesia tidak kekurangan orang pintar, tetapi Indonesia butuh ruang-ruang yang bisa menghargai ide-ide anak muda.

Apalagi dengan berbagai kemudahan akses pendidikan yang ada saat ini. Ada baiknya untuk terus diikuti, agar SDM Indonesia menjadi ekosistem yang produktif.

Lebih lanjut, Erick meyakini bahwa anak muda akan selalu bisa bergerak adaptif dan memiliki ide-ide yang kreatif. Ia juga berkaca dari tujuh dari sepuluh perusahaan besar dunia yang dipimpin oleh anak muda. Potensi itulah yang juga ingin ia maksimalkan di Indonesia.

“Tujuh dari sepuluh founder perusahaan besar di dunia adalah anak muda. Lantaran, beberapa pemimpin yang dipercaya itu diantaranya berusia kurang dari 40 tahun. Maka, kita harus beri kesempatan anak muda untuk jadi bagian pertumbuhan dan perkembangan bangsa ini,” ucapnya.

Usai pemaparan, Menteri Erick melakukan dialog interaktif dengan menjawab berbagai pertanyaan dari audiens.

Sebagai penutup, ia pun mengungkapkan rasa terimakasih dan memastikan kembali kepada anak muda atas keberpihakan yang menyatu untuk mewujudkan Indonesia maju.

’’Terimakasih IPM sudah mengundang saya, Ayo sama-sama kita buktikan generasi muda indonesia termasuk  Muhammadiyah bisa menjadi bagian dari perubahan,’’ tutupnya. *(Vyr)

Tags: ,
Nashir Efendi: Pembebasan Menjadi Kunci!
Disdikpora Provinsi Bali: Rakernas IPM Tunjukkan Jalannya Demokrasi
Mungkin anda suka:
Advertisement

Suka artikel ini? Yuk bagikan kepada temanmu!

Terpopuler :

1 Komentar. Leave new

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.