Ketua Umum PP IPM Suarakan Isu Pengendalian Tembakau dalam Dialog Publik Seleksi Calon Anggota Komnas HAM RI

Ketua Umum PP IPM Suarakan Isu Pengendalian Tembakau dalam Dialog Publik Seleksi Calon Anggota Komnas HAM RI

BeritaPP IPM
168 views
Tidak ada komentar
Ketua Umum PP IPM Suarakan Isu Pengendalian Tembakau dalam Dialog Publik Seleksi Calon Anggota Komnas HAM RI

Ketua Umum PP IPM Suarakan Isu Pengendalian Tembakau dalam Dialog Publik Seleksi Calon Anggota Komnas HAM RI

BeritaPP IPM
168 views
Ketua Umum PP IPM Suarakan Isu Pengendalian Tembakau dalam Dialog Publik Seleksi Calon Anggota Komnas HAM RI
Ketua Umum PP IPM Suarakan Isu Pengendalian Tembakau dalam Dialog Publik Seleksi Calon Anggota Komnas HAM RI

IPM.OR.ID., JAKARTA – Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM), Nashir Efendi, hadir dan turut menyuarakan isu pengendalian tembakau dalam Dialog Publik Seleksi Calon Anggota Komnas HAM RI Periode 2022-2027 pada Rabu (08/06/22) di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta Pusat. Melalui kesempatan tersebut, Nashir menyampaikan beberapa pertanyaan sebagai upaya menunjukkan keberpihakan IPM kepada calon anggota Komnas HAM RI dalam isu tobacco control.

Menurut data yang dilansir dari Kementerian Kesehatan RI, terdapat 200 ribu kematian per tahun yang diakibatkan oleh konsumsi rokok. Selain itu, angka prevalensi perokok pemula/perokok anak (usia 10-18 tahun) terus meningkat setiap tahun. Selain itu, data Riset Kesehatan Dasar menunjukkan bahwa terjadi peningkatan dari 7,2 persen pada tahun 2013, menjadi 9,1 persen atau sekitar 3,2 juta perokok anak per tahun 2018.

Nashir melalui data ini bertanya kepada calon anggota Komnas HAM RI mengenai bagaimana pandangan calon mengenai fenomena kenaikan angka kematian akibat rokok tersebut. Khususnya jika dikaitkan dengan perspektif Hak Asasi Manusia (HAM).

“Jika negara tidak menyikapi secara serius, Bappenas memiliki proyeksi akan terdapat 16 persen perokok anak pada tahun 2030 yang berpotensi menjadi bencana demografi bagi masa depan Indonesia,” jelas Nashir.

Dalam kesempatan dialog tersebut, Nashir juga mengungkapkan data dari Global Adult Tobacco Survey (GATS) tahun 2021 yang menunjukkan tingginya paparan asap rokok di ruang publik. Sekitar 74,2 persen orang terpapar di restoran, 59,3 persen orang terpapar di rumah, 40,5 persen orang terpapar di transportasi publik, 44, 8 persen orang terpapar di gedung/kantor, dan sekitar 14,2 persen terpapar di fasilitas kesehatan. Menurut data terbaru, kurang lebih terdapat 120 juta perokok pasif di Indonesia.

Nashir kembali menanyakan tanggapan calon anggota Komnas HAM RI tersebut mengenai paparan data di atas. Melalui pertanyaan-pertanyaan tersebut Nashir berharap agar publik bisa mengetahui, menilai dan mengawal para calon anggota Komnas HAM yang kredibel dan berintegritas.

“Sehingga siapapun nanti yang terpilih bisa menjadi sahabat IPM dalam isu hak-hak pelajar. Khususnya di bidang kesehatan yang merupakan bagian dari hak asasi manusia,” tutur Nashir.

Selain daripada itu, Ketua Umum PP IPM itu juga berharap agar ke depannya, DPR harus menentukan anggota Komnas HAM nantinya yang memiliki trade record yang jelas dan bersih dari hukum serta memiliki semangat dalam memperhatikan meningkatnya angka perokok generasi muda yang merupakan bagian dari permasalahan HAM dari segi kesehatan.

Tags: ,
Kunjungi LPKA Kendari, Peserta Sekolah Literasi PP IPM Ajak Berliterasi Bersama
Melalui Lazismu, BPKH Salurkan Bantuan Sarana dan Prasarana kepada PP IPM dan Ormas Naungan MUI
Mungkin anda suka:
Advertisement

Suka artikel ini? Yuk bagikan kepada temanmu!

Terpopuler :

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.