Kabid PIP PR IPM Mu’allimaat Peserta Student Exchange ke China

Kabid PIP PR IPM Mu’allimaat Peserta Student Exchange ke China

Beritablog
950 views
Tidak ada komentar

[adinserter block=”1″]

Kabid PIP PR IPM Mu’allimaat Peserta Student Exchange ke China

Beritablog
950 views
Oase di Great Wall, China 

Yogyakarta – 18 Agustus lalu, salah seorang siswi kelas XI Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta, Oase Aulia Amjad berangkat ke Beijing China. Rupanya, Ketua Bidang PIP PR IPM Madrasah Mu’allimaat tersebut menjadi salah satu peserta program pertukaran pelajar selama 1 tahun yang diselenggarakan AFS. Oase menjadi satu diantara 140 pelajar Indonesia dengan 26 negara tujuan pertukaran pelajar.

Oase berhasil lolos menjadi peserta setelah mengikuti proses seleksi yang cukup panjang dan melelahkan, terbagi dalam 3 tahap, mengalahkan 6000 lebih pendaftar dari seluruh Indonesia. Tahap seleksi daerah yang dilaksanakan 2x dan diikuti lebih dari 500 peserta. Kemudian dilanjutkan dengan tahap seleksi nasional dan seleksi berkas. Ditambah lagi dengan masa menunggu kepastian penempatan negara tujuan yang mencapai 4 bulan membuat tekanan semakin terasa besar.
Bersama teman dari beberapa negara
Setelah dari Beijing, Oase ditempatkan di Kota Harbin, Provinsi Heilongjiang. Di kota tersebut ia akan bertemu dengan keluarga baru, teman-teman baru, dan aktivitas sekolah yang baru pula. Ketika ditanya bagaimana perasaannya menjadi peserta pertukaran pelajar, Oase berujar “Saya sangat bersyukur bisa dalam posisi ini (peserta pertukaran pelajar), karena bagi saya menjadi peserta pertukaran pelajar adalah bagian yang sangat penting dalam proses pendewasaan dan berperan memperkaya pengalaman saya.”

Lanskap Kota Harbin, China

Oase menjadi satu-satunya pelajar perempuan muslim yang menjalani program pertukaran pelajar di Kota Harbin, sangat sedikit dibanding 20 peserta lain di kota tersebut. Bahkan Oase hanya 1 dari 2 pelajar perempuan muslim yang ditempatkan di China. Memang, pada masa-masa awal, Oase merasa tertekan dengan keadaan masyarakat Kota Harbin yang mayoritas atheis. Namun, setelah penyesuaian, dengan semangat tinggi Oase mengatakan, “Saya menjejakkan kaki di negara orang bukan hanya atas nama diri saya pribadi, namun juga atas nama Bangsa Indonesia, bahkan juga atas nama agama saya (Islam). Saya berharap dalam setahun kedepan saya berhasil menjadi duta yang baik bagi negara, agama, dan kemanusiaan. Sehingga seselesainya saya hidup di China, saya mampu menyerap apa yang baik dan memberikan pengaruh yang sangat baik bagi siapapun di sekitar saya.” (nab)
Audiensi PP IPM dengan PP Muhammadiyah
Pelantikan PD IPM Kota Depok
Mungkin anda suka:
Advertisement

[adinserter name=”Block 2″]

Suka artikel ini? Yuk bagikan kepada temanmu!

Terpopuler :

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.