Hobi Menggambar, Naurah Buka Komisi Jasa Gambar Sejak Kelas 7 SMP

Hobi Menggambar, Naurah Buka Komisi Jasa Gambar Sejak Kelas 7 SMP

Berita
2K views
Tidak ada komentar
Hobi-menggambar-naurah-buka-komisi-sejak-kelas-7-smp

Hobi Menggambar, Naurah Buka Komisi Jasa Gambar Sejak Kelas 7 SMP

Berita
2K views
Hobi-menggambar-naurah-buka-komisi-sejak-kelas-7-smp
Hobi-menggambar-naurah-buka-komisi-sejak-kelas-7-smp

Memiliki hobi yang bisa sekaligus menghasilkan uang tentu menyenangkan. Menyenangkan hati dan kantong. Salah satunya menggambar. Terkadang, masih banyak orang yang memandang kalau uang yang dihasilkan dari menggambar ini tak seberapa.

Namun, jangan salah, kalau ternyata seseorang bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah yang tak bisa dipandang sebelah mata. Banyak illustrator atau desainer grafis di luar sana yang sukses meniti kariernya di dunia gambar-menggambar dan memiliki gaji yang besar.

Jika berbicara bagaimana cara mendapatkan cuan dengan menggambar, maka hal yang harus dilakukan adalah menjadi seorang freelancer.

Saat ini, pekerjaan freelancer mulai naik popularitasnya di kalangan masyarakat mengingat banyak platform yang bisa digunakan untuk mendapatkan cuan. Platform yang biasa digunakan para freelancer pun beragam, mulai dari social media seperti Instagram, Twitter, Facebook, Line, dsb.  Ada juga website khusus seperti Fiverr, Moselo, Trakteer, Upwork, Toptal, dsb.

Membuka Komisi untuk Menambah Uang Saku

Usia muda tak menghalangi cita-cita seseorang untuk menjadi seniman sekaligus pebisnis muda. Meskipun masih berstatus sebagai seorang pelajar, Naurah Yoricia (15 tahun) yang merupakan seorang siswi kelas 10 di SMAN 2 Bondowoso ini sudah bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah melalui hobi menggambarnya.  Ia menceritakan kalau ia mulai membuka komisi saat ia duduk di kelas 7 SMP. Saat itu, pasarnya hanya untuk orang-orang terdekatnya saja. Hingga ia pun mulai memberanikan diri membuka komisi untuk publik pada bulan Mei 2020 lalu.

“Saya membuka komisi karena ingin menambah uang jajan. Tapi, kalau akhir-akhir ini, saya menggunakan uang hasil komisi untuk biaya pengobatan Skoliosis saya dan keperluan penting lainnya,” jelas gadis yang kerap disapa Nau pada Selasa (13/09) lalu.

Dalam membuka komisi, Nau mengatakan kalau ia menggunakan Twitter dan Instagram. Tapi, ia ingin mencoba membuka komisi melalui platform Fiverr dan Trakteer.

Hobi-menggambar-naurah-buka-komisi-sejak-kelas-7-smp
Artwork karya Naurah Yoricia

Sabar Menghadapi Klien yang Sifatnya Beragam

Menurut gadis asal Jawa Timur ini, kendala yang ia alami ketika membuka komisi itu tergantung sifat-sifat dari klien-nya. Jika mendapat klien yang perfeksionis, ia akan meminta untuk mengirimkan setiap progresnya, sehingga revisi orderan gambar pun makin banyak. Tetapi, ada juga tipe klien yang benar-benar memasrahkan orderannya pada si kreator dan setiap ditanya masukannya apa, klien tersebut justru menjawab, “Terserah, sebagusnya saja.”

Naurah mengungkapkan bahwa klien dengan tipe yang memasrahkan sepenuhnya pada kreator ini justru merasa terganggu saat si kreator sering menghubungi klien untuk memastikan.

“Saat menghadapi berbagai macam sifat klien, kuncinya adalah sabar dan bisa menyesuaikan dengan sifat klien-nya,”ungkap Naurah.

Nau menceritakan kalau ia mengerjakan orderan itu dalam kurun waktu 2-3 hari, tergantung tingkat kesulitannya.

Di usianya yang masih tergolong muda ini, Naurah sudah bisa membagi waktunya dengan baik. Ia membuat jadwal harian untuk mengatur kegiatan apa saja yang akan ia lakukan. Biasanya ia mengerjakan orderan yang masuk saat pagi sampai siang dan saat sore sampai magrib ia gunakan untuk mengerjakan tugas. Kalau malam harinya, ia fleksibel dalam menggunakan waktunya, ia bisa memilih mau menggunakan waktunya untuk belajar ataupun menggambar.

Di balik kesibukannya belajar dan menjalankan bisnis menggambarnya, Nau memiliki cita-cita dan ingin menyeriusi dunia gambar-menggambar ke depannya.

“Saya bermimpi kalau di masa depan saya bisa mempunyai artshop yang isinya berbagai macam dagangan dengan desain buatanku sendiri,” pungkas Naurah di akhir wawancara. (Inas)

Hobi-menggambar-naurah-buka-komisi-sejak-kelas-7-smp
Artwork karya Naurah Yoricia
Hobi-menggambar-naurah-buka-komisi-sejak-kelas-7-smp
Artwork karya Naurah Yoricia
Tags: , , ,
Usai Aksi Penolakan Omnibus Law, PW IPM Sulsel Galakkan Aksi Bersih-bersih
Terapkan Konsep Hibrid, IPM Banyumas Sukses Selenggarakan Konpida
Mungkin anda suka:
Advertisement

[adinserter name=”Block 2″]

Suka artikel ini? Yuk bagikan kepada temanmu!

Terpopuler :

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.