IPM.OR.ID., YOGYAKARTA – Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) melalui Lembaga Pengembangan Studi Lanjut gelar Talkshow Awal Tahun 2026, pada Jumat (16/1/2025) di Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 40 kader IPM.
Kegiatan ini mengangkat tema “Membaca Arah Negara: LPDP, STEM, dan Masa Depan Indonesia”. Harapannya, peserta dapat membuka tahun 2026 dengan perspektif yang lebih jernih dan strategis.
Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah Muhammad Sayuti yang turut hadir dalam kegiatan dorong kader IPM untuk bisa bersekolah di kampus top di dunia.
Hal ini sangat diperlukan karena Muhammadiyah sudah menjadi organisasi internasional. IPM sebagai pelangsung dan penyempurna amanah memegang masa depan Muhammadiyah, sehingga tingkatan kader IPM seharusnya tingkat internasional.
Oleh karena itu, Sayuti berpendapat jika IPM tidak bisa menyediakan para kadernya di tingkat internasional, maka akan diisi oleh orang lain.
“Kita sudah butuh kader kaliber internasional karena organisasinya sudah organisasi internasional. Rapat PP (pimpinan pusat) sudah membahasnya sak (satu) dunia. Sekarang lima PCIM (Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah) sudah menjadi legal organization di masing-masing negara,” ujar Sayuti.
Dalam rangka menunjang kader yang dapat setingkat internasional, sebagaimana yang disebutkan Sayuti, maka PP IPM menggelar Talkshow Awal Tahun 2026.
Kegiatan ini diadakan dengan tujuan untuk membaca peran anak muda, terutama pelajar Muhammadiyah, di masa depan. PP IPM mengundang Wakil Rektor Bidang Pengembangan Universitas dan Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Faris Al Fadhat dan Awardee LPDP Amri Adhitya sebagai narasumber kegiatan. *(Yud)


































